Langsung ke konten utama

Postingan

PERJUANGAN MENUNTUT ILMU DITENGAH WABAH COVID-19

PERJUANGAN MENUNTUT ILMU   DITENGAH WABAH COVID-19 Karya : Erni Rohmaningsih Rifki adalah seorang siswa teladan yang mempunyai banyak prestasi ia dikenal dengan sesosok yang ramah dan pandai bergaul, di kelas ia sering memperoleh peringkat pertama. Ia merupakan seorang putra dari pasangan Supriyadi dan Saripah sehari-hari Supriyadi bekerja sebagai tukang becak sedangkan Saripah ia bekerja sebagai buruh cuci, Rifki sendiri masih mengenyam pendidikan di SMP N 1 Muara Kambang kelas 8. Datangnya virus corona membuat penghasilan semakin menurun, seperti   hari ini Pak Supriyadi hanya mendapatkan uang sebesar lima puluh ribu rupiah dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore, tidak seperti biasanya yang kadang mendapat uang sebesar dua ratus ribu rupiah, begitu pula dengan Ibu Saripah selama kurang lebih satu bulan tidak mendapatkan penghasilan dari buruh cuci dikarenakan tetangga yang biasa minta bantuan mencucikan pakaiannya banyak yang bekerja di Rumah sehingga tidak perlu memang...
Postingan terbaru

Sosialisasi Covid-19 di Tengah Keluarga

Sosialisasi Covid-19 di Tengah Keluarga Karya : Erni Rohmaningsih Disebuah kota yang padat penduduknya hiduplah keluarga bahagia yang terdiri dari Ayah, Bunda, kakak dan adik. Ayah bekerja sebagai dokter di salah satu Puskesmas biasa dipanggil dr. Budi dan Bunda bekerja sebagai guru di sekolah negeri biasa dipanggil Ibu Lia, keluarga ini mempunyai dua anak yakni Andi dan Salwa. Andi masih mengeyam pendidikan di SMA Nusa Bakti ia kini masih kelas 10 sedangkan adiknya Salwa bersekolah di SD Nusa Maju duduk dibangku kelas 4. Sejak bulan Maret Andi dan Salwa belajar di Rumah dengan sistem daring, mereka mengerjakan tugas-tugas yang diberikan bapak-ibu guru melalui online. Setiap hari banyak tugas yang diberikan bapak-ibu guru dan batas pengumpulannyapun sudah diatur Suatu hari Salwa merasa bosan di Rumah karena tidak bisa bermain bersama teman-teman, iapun mengadu kepada Bundanya yang saat itu sedang memasak untuk sarapan nanti Salwa : “Bun aku bosan di rumah” Bunda : Kenapa ...

Cerpen Perjuangan Ditengah Pandemi Covid-19

Perjuangan Ditengah Pandemi Covid-19 Karya : Erni Rohmaningsih Dipagi hari yang buta Ibu Tumini sudah bangun untuk mempersiapkan dagangan kue untuk dijual pada siang hari. Adonan demi adonan telah Ibu Tumini buat, dengan semangat yang membara tak terasa adonan yang telah Ibu Tumini buat sudah jadi kemudian Ibu Tumini mengolah adonan tersebut menjadi kue-kue yang lezat. Setelah beberapa waktu akhirnya kue-kue Ibu Tumini sudah matang tinggal dikemas dalam plastik-plastik yang menarik. Saat sinar mentari sudah menampakkan cahayanya, Ibu Tumini bersiap menata dagangannya satu demi satu kue dimasukkan ke dalam keranjang dagangannya. Setelah semua kue siap dibawa, Ibu Tumini berpamitan kepada anak semata wayangnya yang bernama Andi. Andi adalah seorang anak laki-laki yang penurut, ia masih duduk dibangku sekolah menengah pertama. Di tengah wabah covid-19 ini pemerintah mengeluarkan kebijakan bahwa semua siswa belajar dirumah dengan sistem daring. Ibu Tumini : Andi, ibu pergi jualan...