Sosialisasi Covid-19 di Tengah Keluarga
Karya : Erni Rohmaningsih
Disebuah kota yang padat penduduknya hiduplah keluarga bahagia yang terdiri dari Ayah, Bunda, kakak dan adik. Ayah bekerja sebagai dokter di salah satu Puskesmas biasa dipanggil dr. Budi dan Bunda bekerja sebagai guru di sekolah negeri biasa dipanggil Ibu Lia, keluarga ini mempunyai dua anak yakni Andi dan Salwa. Andi masih mengeyam pendidikan di SMA Nusa Bakti ia kini masih kelas 10 sedangkan adiknya Salwa bersekolah di SD Nusa Maju duduk dibangku kelas 4.
Sejak bulan Maret Andi dan Salwa belajar di Rumah dengan sistem daring, mereka mengerjakan tugas-tugas yang diberikan bapak-ibu guru melalui online. Setiap hari banyak tugas yang diberikan bapak-ibu guru dan batas pengumpulannyapun sudah diatur
Suatu hari Salwa merasa bosan di Rumah karena tidak bisa bermain bersama teman-teman, iapun mengadu kepada Bundanya yang saat itu sedang memasak untuk sarapan nanti
Salwa : “Bun aku bosan di rumah”
Bunda : Kenapa bosan nak?
Salwa : “karena tidak bisa main bersama teman-teman”
Bunda : “oh begitu, yaudah sini bantuin Bunda saja”
Salwa : “Baik bun”
Setelah selesai memasak Bunda dan Salwa menyajikan makanan di atas meja makan yang terdiri dari nasi, ayam goreng, telur, sayur sop, aneka buah dan juga susu. Kemudian Bunda memanggil Ayah dan Andi untuk sarapan bersama
Bunda : “Ayah, Andi sini sarapannya sudah siap”
Ayah : “Baik,bun”
Andi : “iya bun bentar, nanti aku kesana”
Akhirnya mereka semua berkumpul di meja makan untuk menikmati makanan yang sudah dibuatkan Bunda, setelah selesai menikmati makanan Andi bertanya kepada Ayah tentang virus covid-19
Andi : Yah, Apa sih virus covid-19 itu ?
Ayah :”Virus corona adalah virus yang menyerang sistem pernafasan, penyakit karena infeksi virus ini disebut covid-19, begitu nak”
Andi : “Bagaimana cara pencegahan virus ini yah?”
Ayah : “Cara pencegahan virus corona, sering mencuci tangan, melakukan physical distancing, menggunakan masker,tingkatkan daya tahan tubuh, jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan, hindari kontak dengan penderita covid-19, tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin , kemudian buang tisu ketempat sampah, jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan termasuk kebersihan rumah”.
Andi : Apa saja gejala yang ditimbulkan dari orang yang terkena virus covid-19 ini?
Ayah : “Gejala yang paling umum yakni demam (suhu tubuh di atas 380C) , batuk kering, sesak napas. Ada beberapa gejala lain yang juga bisa muncul pada infeksi virus corona meskipun lebih jarang, yaitu : Diare, sakit kepala, hilangnya kemampuan menecap rasa atau mencium bau, dan ruam di kulit”
Andi : Bagaimana cara penularan covid-19 yah?
Ayah : Tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) yang keluar saat penderita covid-19 batuk atau bersin, memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan ludah penderita covid-19, kontak jarak dekat dengan penderita covid-19.
Andi : oh begitu ya Yah.
Ayah : Iya nak, makanya harus hati-hati dan menjaga kesehatan
Tiba-tiba Bunda mengingatkan Ayah untuk siap-siap pergi ke Puskesmas
Bunda : Yah, sana siap-siap berangkat ke Puskesmas
Ayah : baik Bun
Setelah semuanya sudah selesai dipersiapkan Ayah berpamitan kepada Andi, Salwa dan Bunda
Ayah : Ayah berangkat dulu ya
Bunda : iya yah, hati-hati dijalan
Ayah : Assalamu’alaikum wr wb
Bunda : wa’alaikumussallam wr wb
Setelah Ayah pergi bekerja Bunda mengajar peserta didiknya melalui online, Andi dan Salwa belajar secara online di kamarnya masing-masing dan mengerjakan tugas yang diberikan oleh Bapak-Ibu guru.
Hari semakin sore anak-anak sudah selesai belajar online begitupun Bunda sudah selesai dengan pekerjaanya, kemudian terdengar suara mobil yang menandakan kedatangan Ayah. Ayahpun turun dari mobil mengambil disinfektan dan menyemprotkannya ke seluruh badan tidak ketinggalan benda-benda yang ia bawa dan sepatu yang ia pakai. Setelah selesai penyemprotan ia mencuci tangan dengan sabun di keran depan rumah, membuang masker sekali pakai di tempat sampah, tak lupa melepas sepatu di depan sebelum masuk ke dalam rumah, setelah masuk ke dalam rumah ia bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan badan setelah selesai mandi memasukkan pakaian yang ia pakai ke dalam mesin cuci dan dicuci pada saat itu juga.
Setelah berganti pakaian Ayah menghampiri anak-anak yang sedang menonton tv sambil ngemil cemilan kesukaannya dan duduk bersama bercanda ria, tiba-tiba Andi bertanya kepada Ayahnya akibat semakin banyak orang yang terkena virus corona
Andi : Yah kenapa sih, di Indonesia yang terkena virus covid-19 semakin hari semaking meningkat
Ayah : Karena di Indonesia masyarakatnya kurang disiplin dalam mematuhi aturan dan arahan yang sudah diberikan pemerintah
Andi : arahan apa saja yang diberi oleh pemerintah ?
Ayah : Penerapan Physical distancing yakni menjaga jarak fisik pada saat berkomunikasi dengan siapapun, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir hal ini seharusnya dilakukan secara disiplin dan terus menerus, masyarakat diharapkan disiplin menggunakkan masker saat keluar rumah, masyarakat diminta disiplin dalam mematuhi aturan pemerintah daerah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Andi : Oh jadi begitu
Hari demi hari keluarga ini disiplin dalam mematuhi dan melaksanakan aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah guna memutus rantai pandemi covid-19, serta menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan tetap menjaga kesehatan badan maupun mental.
Komentar
Posting Komentar